Belajar Alkitab Bersama
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.

Go down
avatar
Admin
Jumlah posting : 44
Join date : 17.03.20
Lihat profil userhttp://belajaralkitabbersam.forumotion.me

Khotbah tentang Pertobatan: Cara mencapai pertobatan sejati Empty Khotbah tentang Pertobatan: Cara mencapai pertobatan sejati

Thu Apr 23, 2020 12:13 am
Dalam beberapa tahun terakhir, bencana semakin besar dan semakin parah, seperti gempa bumi, tulah, kebakaran, banjir, dan sebagainya. Banyak orang telah menyadari bahwa bencana yang sering terjadi adalah tanda-tanda kedatangan Tuhan Yesus , dan hari Tuhan Yesus semakin dekat. Tuhan Yesus berkata "Bertobatlah engkau: karena Kerajaan Surga sudah dekat" (Matius 4:17). Jelas, hanya mereka yang benar-benar bertobat yang dapat dilindungi oleh Tuhan dan menghindari kematian dalam bencana. Jadi, apa yang dimaksud dengan pertobatan sejati? Bagaimana kita dapat mencapai pertobatan sejati? Mari kita menjelajahi topik ini bersama.
Apa itu pertobatan sejati ?

Pertobatan Orang Niniwe



Ketika berbicara tentang pertobatan sejati, kita harus mengungkit bagaimana orang Niniwe benar-benar bertobat kepada Tuhan. Ketika orang Niniwe mendengar perintah Tuhan melalui Yunus, "Mulailah Yunus masuk ke kota itu satu hari perjalanan, lalu ia berseru dan berkata, "Empat puluh hari lagi, dan Niniwe akan ditunggangbalikkan." (Yunus 3:4) . Mereka percaya dan mematuhi perintah Tuhan dan bersedia bertobat. Raja Niniwe juga melakukan serangkaian tindakan pertobatan: Dia mengesampingkan kedudukan rajanya, melepaskan jubah rajanya, dan duduk di abu, dan dia juga memerintahkan orang dan hewan untuk berpuasa, dan membuat orang dewasa dan anak-anak mengakui dosa dan bertobat kepada Tuhan dalam kain kabung dan abu. Orang-orang Niniwe menunjukkan penyesalan yang sungguh-sungguh di dalam hati mereka, bertekad untuk berpaling dari jalan jahat mereka dan meninggalkan kejahatan di tangan mereka. Tuhan memeriksa kedalaman hati mereka, dan akhirnya Dia mengubah pemikiran-Nya, dan tidak menghancurkan mereka.


Pertobatan Raja Daud


Pengalaman pertobatan Raja Daud juga dicatat dalam Alkitab . Ketika Tuhan Yahweh mengutus nabi Nataniel untuk berbicara kepada Daud agar Daud menyadari bahwa merebut Batsyeba dan membunuh Uria adalah dosa, ia sangat menyesal dan membenci dirinya sendiri, berpuasa dan berdoa setiap hari di hadapan Tuhan, bertobat dan mengakui dosa-dosanya dan meminta belas kasihan Tuhan. Dia berdoa, "Kembalilah, wahai Yahweh, bebaskanlah jiwaku: oh, selamatkanlah aku karena belas kasihan-Mu. … sepanjang malam aku membasahi peraduanku; aku menggenangi petiduranku dengan air mataku" (Mazmur 6:4- 6). Ketika dia sampai usia tua, pelayannya memilih seorang perawan yang sangat cantik untuk menghangatkan tempat tidurnya, tetapi Daud tidak pernah menyentuhnya. Dari sini, kita dapat melihat bahwa dia memiliki hati yang takut akan Tuhan dan bahwa dia tidak hanya memiliki pertobatan sejati dan kebencian atas dosa-dosanya, dia juga memiliki penerapan yang menunjukkan bahwa dia memiliki pertobatan sejati dan mengalami perubahan nyata.
Jadi, tidak sulit untuk dilihat bahwa pertobatan sejati tidak sesederhana mengakui dosa-dosa dan perbuatan jahat kita kepada Tuhan dalam doa, tetapi tergantung pada apa yang kita lakukan dan apakah kita memiliki perubahan nyata. Secara khusus, untuk mencapai pertobatan sejati, kita perlu tahu apa sikap Tuhan terhadap dosa-dosa manusia, dan kita harus menyadari esensi dan bahaya dari dosa-dosa kita. Hanya dengan cara inilah penghormatan dan ketakutan yang sejati akan Tuhan muncul di dalam diri kita, dan kemudian kita akan merasakan pertobatan dan kebencian sejati dari lubuk hati kita atas dosa-dosa kita, kita tidak akan lagi berjalan di jalan lama seperti yang selalu kita lakukan, dan kita akan mulai membuat perubahan dan menjadi orang baru — hanya ini disebut sebagai pertobatan sejati.

 …………
Kembali Ke Atas
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik